17.1.10

Walau Apapun Yang Kita Lakukan Di Dunia Ini,Ingatlah Bahawa Destinasi Terakhir Bagi Kita Semua Adalah Samada Syurga Atau Neraka.Dan Sesungguhnya Neraka Itu Adalah Seburuk-Buruk Tempat Kembali.

Assalamualaikum.

Sebelum anda membaca,elok juga diingatkan dua perkara jika anda mahu membaca artikel ini.

1) Sila baca sehingga habis untuk memahami artikel ini.

2) Jika ingin memberi ulasan/cadangan,kongsilah pendapat/ilmu yang bermanfaat.Jangan tinggalkan komen yang sekadar inginkan traffic ke blog anda.Contohnya "Salam Ziarah".Kerana sifat seperti ini tidak akan membawa anda pergi jauh.

Itu sahaja dari saya.Selamat membaca!

Kita hari ini hidup dalam zaman "dalam sehari jika tidak buat dosa,tidak sah".Kita ini merupakan manusia yang sering melupakan Allah ketika senang,dan hanya reti berdoa ketika susah.

Tahukah anda,bahawa hidup kita ini akhirnya,hanya ada dua sahaja destinasi selepas Hari Kiamat nanti?Ianya samada Syurga atau Neraka.

(Apa yang kamu katakan itu tidaklah benar), sesungguhnya sesiapa yang berbuat kejahatan dan ia diliputi (ditenggelamkan) oleh kesalahannya itu, maka merekalah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya. Dan orang-orang yang beriman serta beramal soleh, merekalah ahli syurga, mereka kekal di dalamnya.[2:81-82]

Di dalam Al-Quran ada disebutkan,bahawa balasan Syurga dan Neraka ini adalah kekal kepada kita.Sesiapa yang berbuat kejahatan dan tidak bertaubat akan kesalahannya (menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan melakukannya lagi) akan kekal di dalam neraka.

Persoalan kepada anda.Adakah anda bersedia untuk pergi ke Neraka Jahanam?Adakah anda cukup hebat untuk pergi ke Neraka Jahanam dan kekal bersantai-berbuat dosa di dunia tanpa bertaubat?

Sabda Rasulullah SAW : “Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, seandainya kalian melihat apa yang aku lihat, nescaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” Para sahabat bertanya: “Apa yang engkau lihat ya Rasulullah SAW” Baginda SAW menjawab: “Saya melihat Al Jannah dan An Naar. [HR. Muslim Kitab Sholat no. 426]

Tetapi,cuba renungkan kembali kedudukan kita hari ini.Kita semakin jauh dari agama.Kita seperti lupa akan Syurga dan Neraka.Sedangkan,beriman kepada Hari Akhirat itu adalah salah satu rukun Iman.Dan jika kita beriman kepada Hari Akhirat,ini bermakna kita meyakini dan mempercayai bahawa setiap perbuatan kita di dunia ini akan dihitung dan balasannya adalah syurga dan neraka.

Persoalan sekali lagi dilemparkan oleh saya kepada anda.Adakah anda ingin tahu bagaimana situasinya di neraka itu?Baiklah,di bawah ini saya kongsikan maklumat tentang bagaimanakah keadaan di neraka itu yang saya ambil rujukan dari blog ini.

Luas An Naar (neraka) - Memiliki keluasan yang amat luas yang daya tampungnya tidak akan penuh meskipun dimasuki oleh orang–orang derhaka sejak zaman Nabi Adam sampai hari kiamat. Allah SWT berfirman (ertinya): “Pada hari itu Kami bertanya kepada Jahannam: “Apakah kamu sudah penuh?” Jahannam menjawab: “Masihkah ada tambahan?” [Qaaf: 30Ayat di atas menggambarkan betapa luas dan besarnya Jahannam itu. Meskipun Jahannam dilempari dari seluruh jin dan manusia (yang durhaka) dari masa nabi Adam sampai hari kiamat nanti, namun belum dapat memenuhinya.

Kedalaman An Naar - Rasulullah SAW menggambarkan tentang dalamnya An Naar dalam sebuah hadis dari sahabat Abu Hurairah RA, beliau berkata: “Kami pernah bersama Rasulullah SAW, tiba-tiba kami mendengar sesuatu yang jatuh, lalu beliau bersabda: “Tahukah kalian apakah itu?” Kami (para shahabat) menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Kemudian Baginda SAW bersabda: “Ini adalah sebuah batu yang dilemparkan dari atas An Naar sejak tujuh puluh tahun yang lalu, sekarang batu itu baru sampai di dasarnya.” (HR. Muslim no. 2844) MasyaAllah, betapa dalamnya An Naar!?!, sebuah batu yang dilemparkan dari tepi jurang/bibir An Naar, baru sampai ke dasarnya setelah 70 puluh tahun lamanya. Maka, jarak kedalaman An Naar itu hanya Allah SWT lah yang tahu.

Pintu Jahannam An-Naar - Memiliki 7 pintu yang akan dilewati dari pintu-pintu tersebut oleh para penghuni neraka sesuai dengan kadar dosa dan maksiat yang mereka lakukan di dunia. Allah SWT berfirman (ertinya): “Dan Sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu, tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.” [Al Hijr: 43-44]

Belenggu An Naar - Allah SWT juga menyediakan belenggu-belenggu yang sangat berat dan menyiksa. Sehingga para penghuni An Naar itu tidak dapat lari dan mengelakkan diri. Siap merasakan hukuman dan siksaan. Allah berfirman (artinya): “Karena sesungguhnya pada sisi kami ada belenggu-belenggu yang berat dan neraka yang menyala-nyala.” (Al Muzammil: 12) “Dan kamu akan melihat orang-orang yang berdosa pada hari itu diikat bersama-sama dengan belenggu.” (Ibrahim : 49)

Penjaga An Naar - Allah subhanahu wata’ala juga telah menyiapkan penjaga yang siap mengawasi dan menyiksa para penghuni An Naar. Allah memilih penjaga itu dari kalangan malaikat. Allah berfirman (artinya): “Dan tiada Kami jadikan penjaga An Naar melainkan dari malaikat.” (Al Mudatstsir: 31)

Panas An Naar - Para pembaca yang semoga Allah subhanahu wata’ala tetap melimpahkan rahmat-Nya kepada kita, bahwa An Naar (neraka) itu adalah suatu tempat tinggal yang memiliki daya panas yang dahsyat. Kadar terpanas yang ada di dunia itu belum seberapa dibanding dengan panasnya api neraka. Allah berfirman (artinya):“Maka, Kami akan memperingatkan kamu dengan An Naar yang menyala-nyala.” (Al Lail : 14)
'
Bagaimana gambaran dasyatnya api neraka yang telah Allah subhanahu wata’ala sediakan itu? Hal itu telah digambarkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dalam sebuah hadist yang diriwayatkan shahabat Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu: 
“(Panasnya) api yang kalian (Bani Adam) nyalakan di dunia ini merupakan sebagian dari tujuh puluh bahagian panasnya api neraka Jahannam.” Para sahabat bertanya: “Demi Allah, apakah itu sudah cukup wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam” Beliau shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “(Belum), sesungguhnya panasnya sebahagian yang satu melebihi sebahagian yang lainnya sebanyak enam puluh kali gandat.” (HR. Muslim no. 2843)

Api neraka itu juga melontarkan bunga-bunga api. Seberapa besar dan bagaimana warna bunga api tersebut? Allah subhanahu wata’ala telah gambarkan hal tersebut dalam surat Al Mursalat: 32-33 (artinya):
“Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana. Seolah-olah seperti iringan unta yang kuning.”Berkata Asy Syaikh As Sa’di dalam tafsir ayat ini: “Sesungguhnya api neraka itu hitam mengerikan dan sangat panas.” (Lihat Taisirul Karimir Rahman)

Bagaimana dengan suara api neraka itu?Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): 
“Apabila An Naar melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara yang menyala-nyala.” (Al Furqon : 12)

Berkata As Sa’di dalam tafsirnya: “Sebelum orang-orang penghuni sampai ke An Naar, dari jauh mereka sudah mendengar kengerian suaranya yang menggoncangkan dan menyempitkan hati, hampir-hampir seorang dari mereka mati karena ketakutan dengan suaranya. Sungguh api neraka itu murka kepada mereka karena kemurkaan Allah. Dan semakin bertambah murkanya disebabkan semakin besar kekufuran dan kedurhakaan mereka kepada Allah.(Lihat Taisirul Karimir Rahman) Lalu dari bahan bakar apakah yang dengannya Allah subhanahu wata’ala menjadikan api neraka itu dasyat dan bersuara yang mengerikan? Ketahuilah, untuk menunjukkan semakin ngerinya dan pedihnya siksaan di neraka, maka Allah subhanahu wata’ala jadikan bahan bakar api neraka itu dari manusia dan batu. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): “Jagalah dirimu dari (lahapan api) neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.” (Al Baqarah: 24)

Makanan Dan Minuman Penghui An Naar
 - Apakah para penghuni jahannam juga mendapatkan hidangan makan dan minuman? Ya, tapi tidak seperti penjara di dunia yang masih menaruh belas kasih. Penjara di akhirat itu adalah tempat siksaan diatas siksaan dan kepedihan diatas kepedihan. Makanan dan minuman yang dihidangkan pun sebagai bentuk azab dan siksaan.

a. Makanan Yang Berduri - Allah berfirman (artinya): “Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan rasa lapar.” (Al Ghasiyah: 6-7) “Dan makanan yang menyumbat di kerongkongan dan azab yang pedih.” (Al Muzammil: 13)
'
Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma menjelaskan tentang ayat diatas: Bahwa 
“makanan yang menyumbat di kerongkongan” itu adalah duri yang nyangkut di kerongkongan yang tidak bisa masuk dan tidak pula keluar. Sehingga makanan itu hanya akan menambah kepedihan dan kesengsaraan.

b. Pohon Zaqqum
 -
 Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya):“Sesungguhnya kalian wahai orang-orang yang sesat lagi mendustakan, kalian benar-benar akan memakan pohon zaqqum. Dan kalian akan memenuhi perutmu dengannya.” (Al Waqi’ah: 51-53) Apakah pohon zaqquum itu? Apakah pohon itu enak lagi lazat? Tentu tidak, justeru pohon itu hanya akan menambah kepedihan dan kesengsaraan pula.
'
Allah subhanahu wata’ala mensifati lebih lanjut tentang pohon zaqqum dalam ayat lainnya (artinya): “
Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang keluar dari dasar neraka jahim. Mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan. Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu. Maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum tersebut.” (Ash Shaffat : 64-66)
'
Tatkala para penghuni neraka haus karena terbakar. Maka Allah subhanahu wata’ala sudah siapkan hidangan minuman bagi mereka yang akan menambah pedih siksaan mereka. Minuman berupa nanah dan air panas yang dapat memotong usus-usus mereka. Allah berfirman (artinya): 
“Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas..” (Ash Shaffat: 67-68) “… dan mereka diberi minuman air yang mendidih sehingga memotong usus-usus mereka.”(Muhammad: 15) “Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah.” (An Naba’ : 24-25)

Pakaian Penghuni An Naar - Mereka juga akan dikenakan pakaian. Tentu pakaian itu tidak dibuat untuk kenyamanan. Justru pakaian itu sengaja disiapkan untuk menambah kesengsaraan bagi para penghuni nereka. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): “Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api neraka.” (Ibrahim : 50) “Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka…,” (Al Haj : 19)

Tempat Tidur Penghuni An Naar - Demikian juga mereka telah disiapkan tempat tidur dan selimut. Yang sengaja dibuat untuk menambah kepedihan adzab bagi mereka. Allah subhanahu wata’ala berfirman: “Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.” (Al A’raf: 41)

Pembaca yang dimuliakan Allah, setelah kita mengetahui kengerian dahsyatnya azab neraka, maka banyak-banyaklah kita berdo’a, bertaubat dan beramal soleh kerana Allah dengan rahmat-Nya hanya akan menyelamatkan hamba-hamba-Nya yang bertaqwa kepada-Nya dan takut dari azab neraka. Dengan melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.


Baiklah.Ciri-ciri neraka di atas ini diambil dari blog ini.

Saya ingin bertanya anda semua beberapa persoalan yang akan saya tinggalkan bagi anda jawab sahaja untuk mengakhiri artikel ini.

1) Anda rasa-rasa sanggupkah anda pergi ke Neraka ini?Kerana saya pernah mendengar 1 hari Neraka adalah bersamaan dengan 50000 tahun dunia (betulkan saya jika saya silap).Dan seksaan yang paling ringan di neraka ini jika saya tidak silap adalah seksaan yang diberikan kepada Bapa Saudara Rasulullah SAW,Abu Thalib.


Daripada Nu'man bin Basyir RA berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya seringan-ringan seksaan penghuni neraka pada hari qiamat ialah seseorang yang akan diletakkan di bawah telapak kakinya dua buah bara api neraka sehingga mendidih (dari sebab panas kedua-dua bara api tersebut) otak yang ada di kepalanya. Dia tidak mengira bahawa ada orang lain yang lebih dahsyat seksaan daripadanya, padahal dialah orang yang paling ringan seksaannya."
[Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim].
Adakah anda sanggup?

2) Adakah anda rasa amalan anda setakat ini terlalu banyak untuk melayakkan anda pergi ke syurga (saya juga bertanya kepada diri sendiri)?Adakah pahala anda melebihi dosa anda?

3) Adakah anda fikir anda punyai 1000 tahun lagi untuk bertaubat selepas ini jika anda melakukan dosa pada hari ini?Adakah anda fikir anda masih punyai masa?Adakah anda fikir dengan cara hidup anda sekarang ini yang bergelak ketawa 100 minit,beribadat 50 saat dapat membantu anda kelak?

Itu sahaja persoalan saya untuk anda.Yang lain-lain,anda boleh tanya diri anda sendiri.

Apa-apapun,saya hanya menyampaikan kepada anda dan diri saya.Kita kena ingat,kita ini hidup tidak lama.Entahkan selepas saya menulis ini,saya meninggal dunia.Mana tahu?Jadi,jangan buang masa anda dengan bergelak ketawa sahaja.

Ingat.Tiada sesiapa pun yang dapat menolong anda di akhirat kelak.Hanya anda yang dapat membantu diri anda sendiri dengan 3 perkara yang boleh dibawa selepas mati itu.

Janganlah membuang masa lagi.Sudah banyak tanda kiamat sudah muncul.Makin hari makin banyak.Sesungguhnya setiap itu ada sesuatu untuk difikirkan oleh orang beriman.Bertaubatlah sekarang.

Janganlah asyik berfacebook,berfutsal,bershopping,bergosip,bermovie dan lain-lain aktiviti yang tidak dapat membantu anda.

Ingat.Jika anda sanggup untuk melalui segala ciri-ciri di atas ini,teruskan cara hidup anda sekarang.Tetapi,saya berharap tidaklah ya.

Marilah berubah.Sesungguhnya Allah itu Maha Penerima Taubat dan Maha Pengampun.

Carilah ilmu.Semoga apa yang disampaikan dapat difahami.Sesungguhnya orang yang tidak mahu merubah diri setelah mengetahui kebenaran itu adalah semalang-malang manusia.

Dan jika anda ingin merubah diri,jangan difikirkan persepsi orang lain.Kerana sejarah membuktikan,majoriti tidak pernah menyokong perubahan ke arah kebaikan oleh seseorang.

Assalamualaikum WBT dan Selamat Beramal.


7 comments:

  1. Salam,

    Menakutkan membaca N3 ini.. saya juga banyak menulis tentang suasana alam akhirat di blog saya http://harmoniinn.blogspot.com/.. berdasarkan tafsir al-Quran.. dan semua yang ditulis di N3 ini memberi peringatan kepada kita yang kebanyakannya tidak tahu mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita. Banyak nikmat Yang Allah beri kepada kita saya tulis di http://permatainn.blogspot.com/2010/01/memanglah-hanya-sedikit-sahaja-orang.html

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah sebuah posting yg meransangkan minda tajdid. Persoalan yg kita kena jawab "Sediakah Anda Untuk Ke Neraka?". Jawablah dengan ikhlas. Kerana ciri keikhlasan adalah sangat penting untuk mendapat nilaian Allah (bukan nilaian manusia). Pilihan jawabannya adalah:-

    1. Dah sedia untuk ke Neraka.
    2. Belum sedia untuk ke Neraka.

    Kalau jawaban anda A, maka insyaAllah anda akan ke Neraka.

    Kalau jawaban anda B, maka mungkin anda mengharapkan untuk tidak masuk ke Neraka. Dan mungkin anda sedang menyediakan diri untuk tidak ke neraka Allah. Samada persediaan anda untuk tidak ke neraka itu mencukupi atau tidak, kenalah muhasabah.

    ReplyDelete
  3. Salam..
    Syabas 1 artikel/ilmu yg cukup baik untuk dikongsi bersama.
    Sebagai hamba Allah,kita perlu sedar mengapa,kenapa & untuk apa kita dihidupkan di dunia ini.Tetapi dugaan di dunia terlalu banyak sehingga menyebabkan kita lalai.
    Teringat kata-kata seorang ustaz dlm satu sesi takzirah yang baik untuk dikongsikan dan difikirkan bersama.
    Menurutnya,setiap manusia dilahirkan di dunia ini dengan dua unsur.Pertama unsur jasad(tubuh badan) & kedua unsur (roh).
    Kita sebagai manusia mesti mengimbangi keperluan/kehendak 2 unsur ini.Makanan,harta,pangkat atau kesihatan yang baik adalah keperluan kita yang perlu dicari/dijaga bagi memenuhi kehendak unsur jasad tersebut.Maka ibadat/agama adalah panduan dan bekalan bagi unsur roh untuk bekalan kita di hari kemudian.
    Tapi kita sebagai manusia,adakah mampu mengekalkan keseimbangan ini?Fikir-fikirkan bersama

    ReplyDelete
  4. Subhanallah..begitu besar kekuasaan Allah..
    ana rasa begitu bersalah sebab diri ini masih ternoda dengan perkara2 yg mampu mengheret ke neraka..na'uzubillah...

    ReplyDelete
  5. alhamdulillah ..
    semoga kita semua dikekalkan dengan petunjuk dan hidayah Allah

    @werdah insya-Alah saya akan melihat blog anda.teruskan berjuang.

    assalamualaikum

    ReplyDelete
  6. bak kata ustaz ahsrizal
    erti idup pada memberi

    ReplyDelete