18.4.11

(Kalau Mereka Tidak Juga Mahu Beriman Kepada Keterangan-Keterangan Yang Tersebut) Maka Kepada Perkataan Yang Mana Lagi,Sesudah Itu,Mereka Mahu Beriman?

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang.

Assalamualaikum.

Kemungkinan besar,pada malam ini saya tidak dapat menulis penulisan berat.

Sebenarnya,saya mahu menulis.Tapi ada tanggungjawab lain yang perlu saya selesaikan dahulu buat masa ini.

Jadi,dalam Penulisan kali ini,saya hanya mahu berkongsikan dengan anda semua Tafsir Al-Quran Surah Al-Mursalaat.

Semoga bermanfaat.

(Saya cadangkan anda membaca Tafsir ini sambil membaca Video di bawah ini.Dan jika ada kemusykilan atau apa-apa soalan,sila rujuk dengan Ilmuwan-Ilmuwan Islam berdekatan dengan anda.Jangan sombong bodoh.Nanti sesat jalan.)



Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang.

Demi (makhluk-makhluk) yang dihantarkan berturut-turut (menjalankan tugasnya),

Juga yang merempuh mara dengan sekencang-kencangnya,

Dan demi (makhluk-makhluk) yang menyebarkan (pengajaran dan peringatan) dengan sebaran yang sesungguh-sungguhnya,

Serta yang memisahkan (antara yang benar dengan yang salah) dengan pemisahan yang sejelas-jelasnya,

Lalu menyampaikan pengajaran dan peringatan (kepada manusia),

Untuk menghapuskan kesalahan orang-orang yang bertaubat serta memperbaiki keadaan dirinya, dan untuk menakutkan orang-orang yang ingkar - derhaka; -

(Sumpah demi sumpah) sesungguhnya segala yang dijanjikan kepada kamu tetap berlaku.

Oleh itu, apabila bintang-bintang (binasa dan) hilang lenyap;

Dan apabila langit terbelah;

Dan apabila gunung-ganang hancur lebur berterbangan;

Dan apabila Rasul-rasul ditentukan waktunya untuk dipanggil menjadi saksi terhadap umatnya, (maka sudah tentu manusia akan menerima balasan masing-masing).

(Jika ditanya): ke hari yang manakah (perkara-perkara yang besar) itu ditangguhkan?

(Jawabnya): Ke hari pemutusan hukum.

Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari pemutusan hukum itu?

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang dijanjikan oleh Rasulnya)!

Bukankah Kami telah binasakan orang-orang dahulu (yang ingkar derhaka, seperti kaum Nabi Nuh, Aad dan Thamud)?

Kemudian kami akan iringi mereka dengan (membinasakan orang-orang yang ingkar derhaka, dari) kaum-kaum yang datang kemudian.

Demikian cara kami lakukan terhadap sesiapa yang berdosa.

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang Kami janjikan)!

Bukankah Kami telah menciptakan kamu dari air (benih) yang sedikit dipandang orang?

Lalu Kami jadikan air (benih) itu pada tempat penetapan yang kukuh,

Hingga ke suatu masa yang termaklum?

Serta Kami tentukan (keadaannya), maka Kamilah sebaik-baik yang berkuasa menentukan dan melakukan (tiap-tiap sesuatu)!

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (kekuasaan Kami)!

Bukankah Kami telah menjadikan bumi (sebagai tempat) penampung dan penghimpun (penduduknya)? -

Yang hidup dan yang mati?

Dan Kami telah jadikan di bumi: gunung-ganang yang menetapnya, yang tinggi menjulang; dan Kami telah memberi minum kepada kamu air yang tawar lagi memuaskan dahaga?

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (nikmat-nikmat pemberian Kami)!

(Dikatakan kepada mereka semasa ditimpakan dengan azab): "Pergilah kepada azab yang dahulu kamu mendustakannya.

"Pergilah kamu kepada naungan (asap neraka) yang bercabang tiga, -

"Yang tidak dapat dijadikan naungan, dan tidak dapat memberikan sebarang lindungan dari julangan api neraka.

"Sesungguhnya neraka itu melemparkan bunga api, (yang besarnya) seperti bangunan besar,

"(Banyaknya dan warnanya) bunga api itu seolah-olah rombongan unta kuning".

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (keadaan yang demikian).

Inilah hari mereka tidak dapat berkata-kata, (kerana masing-masing terpinga-pinga ketakutan),

Dan tidak pula diizinkan mereka bercakap, maka mereka tidak dapat meminta maaf.

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (hari akhirat)!

Inilah hari pemutusan hukum (yang menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah). Kami himpunkan kamu bersama orang-orang yang terdahulu (dari kamu).

Oleh itu, kalau kamu ada sebarang tipu-helah melepaskan diri, maka cubalah kamu lakukan terhadap azabKu.


Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang telah dijanjikan oleh Allah)!

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di tempat teduh (yang dipenuhi pelbagai nikmat), dan yang berdekatan dengan matair-matair (yang mengalir), -

Serta menikmati buah-buahan dari segala jenis yang mereka ingini.

(Pada ketika itu dikatakan kepada mereka): "Makanlah dan minumlah kamu dengan lazatnya, disebabkan apa yang kamu telah kerjakan."

Sesungguhnya, demikianlah Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan amal-amal yang baik.

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (nikmat-nikmat Syurga)!

Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (wahai orang-orang yang ingkar derhaka) sementara waktu hidup, (kemudian kamu akan menghadapi bahaya), kerana sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa.

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (amaran Allah), -

Dan apabila dikatakan kepada mereka (yang ingkar): "Taatlah dan kerjakanlah sembahyang", mereka enggan mengerjakannya.

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (perintah-perintah Allah dan laranganNya)!

(Kalau mereka tidak juga mahu beriman kepada keterangan-keterangan yang tersebut) maka kepada perkataan yang mana lagi, sesudah itu, mereka mahu beriman?
[77:1-50]

Fikir-fikirkan.

Buatlah sesuatu untuk mencari keredhaan Allah SWT semata,bukan untuk mendapat nama,pangkat atau harta.

Ikhlaskan hati.

Dan Riak itu Penghapus Amal.Ingatlah.

Tujuan saya berkongsikan Tafsir Surah Al-Quran ini supaya memperbanyakkan Hasil Carian di Google tentang Al-Quran (yang secara tidak langsung memudahkan Umat Islam) dan yang paling penting sebagai peringatan dan rujukan untuk diri sendiri di masa muka.

Assalamualaikum dan Selamat Beramal.

P/S : Masa berlalu pantas.Amat pantas.Amat-amat pantas.Adakah tenang hidup-mu wahai manusia dengan mengejar dunia semata?Kembalilah kepada Allah SWT yang telah Menciptakan-mu.Sebelum terlewat.


No comments:

Post a Comment